Minggu, 12 Juli 2020

LAYANAN SISTEM INFORMASI PADA MASA PANDEMI VIRUS CORONA


BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Coronavirus adalah sekumpulan virus dari subfamili Orthocronavirinae dalam keluarga Coronaviridae dan ordo Nidovirales. Kelompok virus ini yang dapat menyebabkan penyakit pada burung dan mamalia, termasuk manusia. Pada manusia, coronavirus menyebabkan infeksi saluran pernapasan yang umumnya ringan, seperti pilek, meskipun beberapa bentuk penyakit seperti; SARS, MERS, dan COVID-19 sifatnya lebih mematikan.
Dalam kondisi saat ini, virus corona bukanlah suatu wabah yang bisa diabaikan begitu saja. Jika dilihat dari gejalanya, orang awam akan mengiranya hanya sebatas influenza biasa, tetapi bagi analisis kedokteran virus ini cukup berbahaya dan mematikan. Saat ini di tahun 2020, perkembangan penularan virus ini cukup signifikankarena penyebarannya sudah mendunia dan seluruh negara merasakan dampaknya termasuk Indonesia.
Perkembangan covid-19 saat ini sudah menyebar di berbagai negara dan sudah menyebar di 190 negara. Tingkat penyebaran dan positif covid-19 semakin meningkat sehingga banyak negara yang menggunakan teknologi untuk memitigasi dan memonitor penyebaran COVID-19 di negaranya masing-masing. Untuk mengurangi penyebaran pemerintah di berbagai negara menerapkan kebijakan social distancing atau sering juga digunakan istilah physical distancing, yaitu kebijakan non-farmasi untuk mencegah penyebaran wabah dengan cara menjaga jarak antara setiap individual dan mengurangi frekuensi pertemuan diantara mereka. Banyak negara memanfaatkan teknologi untuk dapat mengetahui efektivitas kebijakan dimaksud.

B.     Rumusan Masalah
Bagaimana layanan system informasi pada masa pandemi virus corona?

C.    Tujuan
Mengetahui layanan system informasi pada masa pandemic virus corona.


BAB II PENJELASAN
Disadari atau tidak, peran teknologi sudah sangat membantu masyarakat dalam melakukan pencegahan virus corona. Perkembangan teknologi yang semakin maju dinilai memiliki dampak positif dalam menghambat penyebaran virus corona.
Mungkin jika melihat angka-angka statistik jumlah penularannya, peran teknologi tidak akan terasa. Namun bayangkan jika tidak ada bantuan teknologi sejak awal virus ini muncul. Korban yang berjatuhan bisa lebih banyak dari saat ini.
Peran teknologi juga terlibat dalam setiap kegiatan kita sehari-hari. Dengan penerapan pembatasan interaksi, masyarakat akan lebih bergantung pada gadget mereka. Aktivitas sehari-hari, hiburan, hubungan sosial, hingga kebutuhan logistik bisa dengan mudah diakses melalui gadget masing-masing.
Dengan adanya media televisi atau gadget, masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan berbagai informasi atau pun pengetahuan terkait virus corona. Mulai dari mengetahui apa itu virus corona, dari mana asalnya, apa gejalanya, hingga dapat mengetahui bagaimana proses penyebarannya.
Televisi menjadi tempat yang paling mudah untuk menyebarkan informasi terkait penyebaran virus corona. Namun, masih ada media lain yang lebih efektif untuk menjangkau masyarakat. Media tersebut adalah media sosial.
Didukung dengan banyaknya pengguna media sosial di seluruh dunia, media sosial menjadi wadah di mana informasi-informasi dengan mudah tersebar ke sebagian besar masyarakat. Masyarakat juga dapat memantau bagaimana pergerakan virus corona dengan melihat perkembangan berita atau informasi dari kerabatnya.
Selain itu pemerintah Indonesia juga membuat aplikasi berbasis teknologi informasi untuk mengetahui dan memprediksi siapa saja yang berkontak dengan pasien positif corona serta penyebaran virus bisa dilacak dengan baik masih dalam proses pengembangan dan diharapkan selesai dalam waktu dekat. Sistem ini akan terhubung hingga ke tingkat bawah atau puskesmas yang berada di wilayah-wilayah pedesaan atau sebagainya. Sehingga, penyebaran COVID-19 akan dapat diawasi dengan mudah. 
Portal covid19.go.id diluncurkan ke publik diharapkan dapat menjadi rujukan resmi untuk informasi satu pintu mengenai virus corona dan bagaimana mengendalikannya. Situs ini bertujuan untuk memastikan publik mendapatkan akses pada informasi resmi dan akurat mengenai penanggulangan wabah COVID-19 di Indonesia. Situs covid19.go.id berisi 3 langkah penting untuk dilakukan masyarakat yaitu cara mengurangi risiko penularan virus, mencari informasi yang benar dan apa yang perlu dilakukan bila sakit. Selain itu, laman ini berisi data statistik mengenai jumlah kasus positif COVID-19 diperbarui secara real-time dan diharapkan menjadi acuan untuk berbagai pihak, terutama rekan-rekan media dalam pemberitaan mereka.

BAB III PENUTUP
Kesimpulan
Media bukan hanya terbatas pada media massa tetapi juga segala sarana, instrumen atau alat yang berfungsi memperkuat organ, indera, dan fungsi yang terdapat pada tubuh manusia. Teknologi telah menciptakan revolusi di tengah masyarakat karena masyarakat sudah sangat tergantung kepada teknologi.
Tatanan masyarakat baru pun terbentuk berdasarkan pada kemampuan masyarakat menggunakan teknologi dan melihat bagaimana media berperan menciptakan dan mengelola budaya itu sendiri.

DAFTAR PUSTAKA
Latip Abdul. 2020. Peran Literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Pembelajaran Jarak Jauh di Masa Pandemi COVID-19. Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran Volume 1, No. 2.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar